Senin, 29 November 2010

Pengendalian Angka Kematian Ibu (AKI) atau Maternal Mortality Rate (MMR) pada tahun 2011


Baru-baru ini Kemenkes mengadakan ‘Progam Jaminan Persalinan' pada tahun 2011 dimaksudkan dalam hal ini seluruh biaya persalinan mulai dari sebelum, saat, hingga setelah persalinan bagi ibu yang sedang hamil akan ditanggung dengan syarat, proses persalinan itu dilakukan di rumah sakit kelas III atau puskesmas. Kemenkes menjamin akan menanggung biaya persalinan mulai dari pemeriksaan sebanyak empat kali sebelum persalinan, saat persalinan, dan tiga kali kontrol setelah persalinan Kemenkes meluncurkan 'Program Jaminan Persalinan' untuk menekan angka kematian ibu bersalin. Saat ini Kemenkes mencatat jumlah kematian ibu masih di atas 228 orang per 100 ribu penduduk. “Jumlah itu masih sangat tinggi, dengan adanya progam ini diharapkan angka kematian dapat berkurang. Proses pemberian jaminan persalinan ini diberikan seperti jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Dana yang dikeluarkan untuk program ini diperkirakan mencapai Rp 2,3 triliun. Dalam hal ini memang juga diperlukan memperbaiki penatalaksanaan pelayanan dan peningkatan kesadaran para pemberi pelayaan kesehatan untuk lebih sadar biaya dan sadar mutu pelayanan dengan beberapa pelayanan yang ada saat ini. Semua harus kita benahi secara terencana. Dalam kondisi darurat semua faslitas kesehatan berkewajiban memberi pertolongan, jika dia peserta Jamkesmas be rilah pertolongan terlebih dahulu, urus administrasi kemudian

Kita ketahui bahwa sejak tahun 1988, Departemen Kesehatan RI memfokuskan programnya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu, sebagai reaksi terhadap angka kematian ibu yang masih sangat tinggi di Indonesia. Menurut Survei Demografi dan Kesehatan (SDKI) tahun 2002-2003, angka kematian bayi di Indonesia mengalami penurunan dari 46 per 1000 kelahiran hidup (SDKI 1997) menjadi 35 per 1000 kelahiran hidup (SDKI 2003). Sedangkan angka kematian ibu juga mengalami penurunan dari 421 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1992 menjadi 307 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1998-2003. Angka Kematian Ibu (AKI) atau Maternal Mortality Rate (MMR), bukan saja merupakan indikator kesehatan wanita, tetapi juga menggambarkan tingkat akses, integritas dan efektivitas sektor kesehatan. Oleh karena itu, MMR juga sering digunakan sebagai indikator tingkat kesejahteraan dari suatu negara.
Beberapa faktor yang diperkirakan menjadi penyebab masalah tersebut, termasuk kualitas pelayanan oleh tenaga kesehatan yang tidak adekuat dan buruk, yang berdampak pada lebih dari 200.000 kematian ibu setiap tahunnya. Sebagai tambahan, status dan pendidikan wanita yang rendah, terutama di pedesaan, memberikan dampak negatif pada kematian maternal. Keterbatasan akses pada pertolongan persalinan oleh tenaga terampil dan sistem rujukan yang tidak memadai mengakibatkan hampir 40% wanita melahirkan tanpa pertolongan tenaga kesehatan terampil dan 70% tidak mendapatkan pelayanan pasca persalinan dalam waktu 6 minggu setelah persalinan.
Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja. Dalam puskesmas terutama sebenarnya proses tindakan tidak hanya kuratif dan preventif seperti yang ada di RS namun mencakup komperhensif diharapkan. Sehingga peran dalam puskesmas juga penting dalam hal ini.  

Adanya ‘Progam Jaminan Persalinan' untuk 2011 diharapkan hal ini dapat terealiasasikan dan dapat mengandalikan angka kematian pada ibu dimana kesehatan maternal merupakan slogan yang ada pada 2010 saat ini yang dulu kita ketahui slogan “Indonesia Sehat 2010”. 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar